|
SEJARAH BERDIRINYA AINAKI ASOSIASI INDUSTRI ANIMASI DAN KONTEN INDONESIA AINAKI berdiri atas inisiatif Bpk. Narliswandi (Iwan) Pilliang dan Bpk. Achmad Hirawan pada awal tahun 2004, segera setelah mereka berbincang-bincang dengan pihak Deperindag tentang dunia animasi di Indonesia. Kemuadian Bpk. Narliswandi menghubungi Bpk. Denny A. Djoenaid, Bpk. Kemal Sudiro dan Bpk. Glenn Tumbelaka untuk turut serta dalam kepengurusan AINAKI. Bpk. Denny A. Djoenaid, kemudian mengajak rekan-rekan animatornya seperti : Bpk. Deddy Syamsuddin, Bpk. Arnas Irmal, Bpk. Rully Rochadi, dan Poppy Palele, juga kemudian Bpk. Denny mengajak rekannya yang non-animator yaitu Ibu Peni Cameron, untuk ikut serta dalam maksud pendirian AINAKI ini. Setelah ber-konsultasi beberapa kali dengan pihak Deperindag, Depdikbud dan Ditjen HAKI, maka pada tanggal 8 Juni 2004, di langsungkanlah acara "TEMU USAHA" di gedung Bidakara Jakarta Selatan, dengan mengundang para praktisi, pengusaha, dan pengelola studio animasi yang ada di Indonesia. Pada acara Temu Usaha tersebut yang dihadiri oleh ± 160 peserta itu, menghasilkan deklarasi pendirian AINAKI, dengan susunan pengurus yang pertama sebagai berikut : 1. Clearing House : Kemal Sudiro Glenn Tumbelaka Rully Rochadi 2. Ketua Umum : Denny A. Djoenaid 3. Sekretaris Umum : Narliswandi Pilliang Wakil : Achmad Hirawan Support : Wendy Chandra 4. Bendahara : Peni Cameron Wakil : Sari Effendy 5. Ketua Komite Tetap : 2D : Poppy Palele 3D : Arnas Irmal ICT Interactif : Wong Dik Liem Pendidikan : Deddy Syamsuddin Demikianlah sekilas, sejarah berdirinya AINAKI di Indonesia. |